Backlink adalah bagian penting dari SEO yang harus benar-benar dipahami agar bisa diimplementasikan secara proporsional dan efektif.
Blog ini menyumbangkan sedikit tentang Backlink, tetapi diharapkan bisa menambah wawasan, khususnya untuk para Blogger pemula.

Kamis, 30 September 2010

Backlink Atau Link ?

| Kamis, 30 September 2010 | 0 komentar

Backlink yang dinilai berkualitas sebenarnya adalah link (tanpa embel-embel back di depannya) yang ditujukan untuk sebuah halaman di sebuah blog, karena halaman tersebut dinilai penting sehingga dijadikan sebagai rujukan bagi si pemberi link.

Secara alamiah link ini tentunya berasal dari halaman lain di situs yang sama, atau lebih berkualitas lagi jika berasal dari situs lain dengan thema yang sama dengan halaman tersebut. Sehingga penulisnya merasa perlu melegitimasi tulisannya dengan merujuk halaman itu melalui link, yang tentu saja bersifat satu arah.

Google yang pada prinsipnya bekerja memilih mana informasi yang paling bermanfaat bagi pengguna internet akan langsung menilai bahwa halaman yang memperoleh link tersebut adalah sebuah blog yang dinilai memiliki informasi penting dan berguna untuk pembaca. Logikanya, karena sampai ada blog lain yang me-link ke sana.

Maka secara otomatis blog tersebut akan memperoleh score lebih dari Google. Tentunya ini hanya salah satu aspek penilaian yang dilakukan Google disamping berbagai aspek lain dalam algoritmanya.

Pada perkembangannya, karena link itu bisa menambah nilai bagi sebuah blog, maka orang pun berlomba-lomba mencari link sebanyak mungkin sampai-sampai lupa bagaimana hakekat yang mendasari terjadinya proses link satu arah tersebut, alias hanya cenderung berburu link tanpa mengisi blog dengan konten yang berkualitas.

Secara logika untuk memperoleh link satu arah, maka sebuah konten harus benar-benar berkualitas. Logikanya pula, siapa yang sudi memberi link satu arah untuk konten yang tidak berkualitas, sedikitnya terkait dengan postingannya sendiri ? Karena ini sulit dilakukan, maka harus timbul kompromi. Lalu timbullah backlink.

Backlink yang berdasarkan kosa katanya bermakna link balik sebenarnya adalah link yang kita peroleh setelah kita memberikan link pada blog lain. Tapi dasar blogger serakah (termasuk saya) kita selalu rakus memberikan komentar agar konten yang bersangkutan memberikan backlink untuk kita. Apalagi jika blog tersebut memiliki pagerank yang tinggi. Sementara jika blog kira berPR 3 misalnya, tiba-tiba kita menjadi pelit berbagi dengan blog-blog yang ber-PR lebih rendah. Apalagi yang PR-nya masih 0/10.

Lebih rumit lagi ketika kebutuhan backlink ini semakin meningkat, sehingga memunculkan banyak situs yang berjualan link. Jelas-jelas tanpa disadari telah terjadi penyimpangan yang jauh dari hakekat link yang sebenarnya. Tetapi "penyimpangan" ini masih berlaku di dunia blog, terutama gang-gang blogger yang dikomandani Google.

Nampaknya semaju apapun teknologi Google masih sebatas mampu membaca relevansi anchor text dengan link, tanpa penilaian total ke konten dan blog-blog yang terkait. Kelemahannya itu memberikan peluang untuk terjadinya perburuan sampai perdagangan backlink.

Bukan maksud saya juga untuk mengatakan itu buruk dan jangan dilakukan. Tetapi karena Google sendiri memberi peluang itu, setidaknya untuk sementara ini. Kenapa pula tidak kita manfaatkan ? Tentu saja dengan catatan selama kita belum bisa memperoleh link satu arah secara alamiah, yang berarti pula terus berusaha untuk menulis konten yang berkualitas.

Jika nanti Anda memperoleh link satu arah dari blog lain, bukan hanya rasa bangga yang Anda dapatkan. Tetapi juga semangat dan dorongan yang besar untuk menulis konten yang lebih berkualitas lagi. Hal ini juga memberikan kepercayaan diri yang lebih tinggi untuk menjadi seorang blogger sejati.

Mari kita bersama-sama berburu backlink, mumpung Google masih belum secerdas yang dimitoskan kebanyakan orang.

0 komentar:

 
© Copyright 2010. yourblogname.com . All rights reserved | yourblogname.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com